Potensi wisata Jepara beserta peta wisatanya






Jepara merupakan sebuah kabupaten yang terletak di pantura timur Jawa Tengah. Kabupaten Jepara berbatasan laut dengan laut jawa dibagian barat dan utara. Karena itu potensi wisata bahari perlu dikembangkan. Ada banyak tempat wisata bahari di Jepara yang sangat indah dan menarik untuk di kunjungi. Diantaranya Pantai Kartini (Kartini Beach), Pantai Bandengan (Tirto Samudera Beach), Pantai Blebak, Pantai Pecatu, Pantai Teluk Awur dan masih banyak lagi. Potensi wisata di Jepara tidak hanya berupa wisata bahari saja. Wisata Sejarahpun banyak yang bisa ditemukan di Jepara. Wisata sejarah bisa ditemukan di berbagai tempat di Jepara. Wisata sejarah di Jepara bisa di mulai dari wisata museum RA. Kartini. Benteng Portugis dan lain sebagainya. dengan menikmati wisata sejarah diharapkan bisa menghargai perjuangan pahlawan kita demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. museum RA, Kartini merupakan salah satu museum sejarah pahlawan emansipasi wanita. museum RA. Kartini terletak di pusat kota Jepara, tepatnya di utara alun-alun Jepara. Museum ini dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jepara selaku Dinas Teknis yang ditunjuk oleh Pemerintah Daerah. Wisata Sejarah lainnya adalah benteng portugis yang berada di ujung utara dan timur kabupaten Jepara. BentengPortugis terletak di desa Banyumanis kecamatan Donorojo kabupaten Jepara. Selain wisata Sejarah dan Wisata Bahari di Jepara juga terdapat wisata Religi yaitu Komplek pemakakaman mantingan atau sering disebut dengan komplek pemakaman sultan hadirin. Tepatnya di desa mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara. Di kompleks Makam Mantingan terdapat sebuah masjid kuno yang konon didirikan pada masa kerajaan Demak Bintoro.

Di Jepara juga terdapat wisata alam, berupa wisata pegunungan ataupun wisata air terjun. Wisata air terjun yang sangat terkenal di Jepara adalah wisata air terjun Songgolangit. yang dalam bahasa indonesia artinya menyangga langit karena air terjun ini lumayan tinggi. ada juga sebuah air terjun yang tidak kalah bagus dari air terjun songgo langit, yaitu air terjun juranganten, terletak di desa Tanjung kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara. Namun untuk menuju air terjun ini, jalan yang dilalui tidak semudah menuju air terjun songgolangit. Selain air terjun juranganten dan air terjun songgolangit ada beberapa air terjun yang direkomendasikan oleh penulis, diantaranya air terjun banyu anjlok dan air terjun suroloyo. Adapun wisata pegunungan yang bisa dikunjungi adalah desa wisata tempur ,wisata hutan setro pinus dan hutan sreni pinus.

Untuk perkembangan tempat wisata terbaru, bisa lihat di postingan kami yang lainnya.
Share:

Perjalanan Menuju Benteng Portugis Banyumanis Jepara

pintu masuk benteng portugis
Sebuah perjalanan melelahkan yang penuh semangat dalam perjalanan kami menuju Objek Wisata Benteng Portugis yang penuh perjuangan dalam perjalanan melawati hutan karet untuk menuju situs atau Objek Wisata Benteng Portugis, dalam perjalanan kami berempat terpesona oleh keindahan alam Utara Jepara yang penuh dengan pepohonan yang asri dan alami degan pemandangan bukit dan gunung.
Ketika sampai, kami dihadapkan benteng yang gagah terpampang didepan kami dengan pesona laut dan bukit sebagai tempat pertahanan dalam masa penjajahan, ketika mata memandang terdapat sebuah Pulau kecil yang diberi nama Pulau Mandalika. Tepian pantai terdapat bebatuan karang yang asyik untuk dibuat foto-foto atau selfie bersama teman atau sanak saudara, kami berempat naik keatas bukit untuk melihat sebuah meriam yang digunakan untuk pertahanan dari para Penjajah dan tempat berteduh bagi pengunjung yang lelah sehabis mendaki bukitnya. Tidak jauh dari Objek Wisata Benteng Portugis juga terdapat Guamanik atau Pecatu Beach.


Sebuah Sejarah mengatakan pada tahun 1619, kota Jayakarta atau juga bisa disebut Sunda Kelapa dimasuki VOC Belanda, dan saat ini Sunda Kelapa diubah namanya menjadi Batavia yang dianggap sebagai awal tumbuhnya penjajahan oleh Imperialis Belanda di Indonesia. Sultan Agung Raja Mataram sudah merasakan adanya bahaya yang mengancam dari situasi jatuh nya kota Jayakarta ke tangan Belanda. Untuk itu Sultan Agung mempersiapkan angkatan perangnya guna mengusir penjajah Belanda. Tekad Raja Mataram ini dilaksanakan berturut-turut pada tahun 1628 dan tahun 1629 yang berakhir dengan kekalahan di pihak Mataram. Kejadian ini membuat Sultan Agung berpikir bahwa VOC Belanda hanya bisa dikalahkan lewat serangan darat dan laut secara bersamaan, padahal Mataram tidak memiliki armada laut yang kuat, sehingga perlu adanya bantuan dari pihak ketiga yang juga berseteru dengan VOC yaitu Bangsa Portugis.
meriam benteng portugis

Menurut Mitos Bangsa Portugis hanya beberapa tahun saja menempati benteng ini. Banyaknya gangguan yang memakan korban kiranya menjadi salah satu alasannya. Di Selat Mandalika itu ada pusaran air laut. Seturut cerita rakyat sekitar, pusaran air itu adalah pintu gerbang Keraton Luweng Siluman yang dirajai oleh Siluman Bajul Putih. Setiap ada orang berkulit putih seperti bangsa Portugis pastilah tersedot ke dalam laut hilang entah kemana. Kejadian itu sesuai dengan sumpah Siluman Bajul Putih ketika dikalahkan oleh Ki Leseh.

tugu benteng portugis


Siluman itu bersumpah kalau ada orang yang berkulit putih seperti kulitnya lewat di atas pintu gerbang Luweng Siluman itu, akan disedot ke dalam laut. Kerajaan Demak Alasan lain adalah lalu lintas perdagangan yang waktu Kerajaan Demak dipusatkan melalui laut, dengan pindahnya 

Kerajaan Demak ke Pajang, lalu lintas perdagangan berubah melalui jalan darat. Para perompak di perairan Jepara banyak yang beralih menjadi perampok, mereka merampok mangsanya dalam perjalanan di tengah hutan. Perjalanan dagang melalui laut menjadi aman. Benteng itu akhirnya ditinggalkan begitu saja hingga bertumbuh semak belukar. Jarang sekali orang berani memasuki benteng itu. Seturut penuturan warga mereka takut diganggu roh-roh penghuni benteng itu.


Alamat atau lokasi tepatnya Benteng Portugis beralamat atau terdapat di Desa Banyumanis Kecamatan Donorojo atau 45 km di sebelah timur laut Kota Jepara. Jalan untuk menuju Benteng Portugis dapat ditempuh dengan jalan aspal yang banyak berlubang, baik melalui kota Jepara ataupun dari kota Pati melalui kecamatan Dukuhseti atau kecamatan Tayu.

Share:

Pantai Pecatu atau pantai Guamanik pecatu park Jepara


Selepas dari benteng Portugis kami melanjutkan perjalanan ke pantai Guamanik pecatu park. pantai pecatu ini sungguh mempesona dengan pasir hitamnya yang terhampar sepanjang pantai. 
untuk memasuki kawasan wisata pantai pecatu, tiap orang di kenai biaya tiket masuk hanya sebesar Rp. 2500,-. Hanya dengan biaya tersebut kita sudah bisa menikmati indahnya pantai dan juga bisa menaiki bukit yang disebut dengan gua manik. awalnya kami menduga bahwa di pantai ini terdapat gua .


Kami merasa kecewa karena setelah mencari tahu ternyata di tempat ini tidak terdapat gua. Namun kekecewaan itu terbayar dengan keindahan pantai yang bisa dilihat dari atas bukit. Bukit ini cukup lebat dan bisa digunakan untuk trekking mengelilingi bukit. 

Di atas bukit terdapat gardu pandang yang sejuk. Dengan Gardu pandang tersebut kita bisa menikmati keindahan pulau mandalika dan hamparan laut jawa yang mengagumkan. 
Jalan menuju keatas bukit cukup sulit karena masih berupa jalan tanah yang apabila hujan sangat licin dan sangat membahayakan jika menggunakan sepeda motor. Kami sempat merasakan kesulitan saat menaiki bukit gua manik dan sepeda ban motor kami mengalami slip saat naik menuju keatas bukit. Pantai Guamanik pecatu atau yang sering disebut pantai pecatu ini terletak bersebelahan dengan Benteng portugis,

Tepatnya di sebelah selatan Benteng Portugis. Antara Benteng Portugis dan Pantai Guamanik pecatu hanya dipisahkan oleh sungai kecil. Dipantai ini terdapat gazebo ataupun warung lesehan. Sehingga kita akan merasa memanjakan diri menikmati keindahan pantai dengan fasilitas yang disediakan. Keindahan pantai dan macam- macam kuliner menjadi alasan tersendiri untuk mengunjungi pantai ini.
Share:

Comments

Popular

FACEBOOK